Bagi Zoe, tiada hari tanpa petualangan dan… makan! Zoe adalah teman terbaik bagi anak-anak untuk menguak begitu banyak hal baru yang menarik, tapi dengan satu syarat, Zoe akan berjalan-jalan mengelilingi Indonesia dan mencicipi kuliner khas Nusantara. 

Petualangan Kuliner Zoe di Indonesia menceritakan perjalanan Zoe mengunjungi sejumlah kota di Indonesia untuk mencicipi makanan khas lokal yang telah menjadi identitas budaya dari masing-masing daerah. Perkenalan Zoe dengan kuliner Indonesia diceritakan melalui dialog singkat antara Zoe dengan tokoh dewasa, dan sesekali juga dengan tambahan tokoh anak-anak lain, yang berbeda dari satu daerah dengan daerah lain. 

Perbedaan tidak hanya terdapat pada kisah sederhana di balik dialog–seperti bersepeda keliling kota, berbelanja di pasar apung, dan ngeliwet di pinggir sawah–tetapi juga kosa kata. Sejumlah dialog dalam buku ini menggunakan bahasa lokal sesuai dengan daerah yang sedang dikunjungi Zoe, dilengkapi dengan terjemahannya dalam bahasa Indonesia. Cara penceritaan tersebut membantu pembaca anak-anak memahami menu kuliner Indonesia yang diceritakan dalam Petualangan Kuliner Zoe di Indonesia menurut konteks kedaerahannya. 

Pembahasan narasi kedaerahan di Indonesia agaknya memang selalu berhubungan erat dengan etnisitas. Hal tersebut juga digarap dengan baik dalam Petualangan Kuliner Zoe di Indonesia yang turut menghadirkan fakta-fakta menarik terkait kelompok suku dan kebiasaan masyarakat lokal di Indonesia, serta penceritaan latar belakang etnis Zoe sebagai penutup perjalanannya mencicipi kuliner Indonesia. Buku ini memberikan pengetahuan bahwa kekayaan kuliner Indonesia merupakan hasil akulturasi budaya yang telah berlangsung lama, bahkan sejak jauh sebelum kemerdekaan. 

Keunikan kuliner Indonesia juga digambarkan dalam Petualangan Kuliner Zoe di Indonesia melalui penjabaran cukup mendetail tentang komposisi dan bahan-bahan yang digunakan untuk membuat suatu jenis makanan, terkadang juga disertai dengan keterangan singkat tentang tata cara pengolahannya. Penjelasan tersebut memberikan wawasan bagi pembaca tentang kekayaan hayati Indonesia, mengingat sebagian besar bahan yang digunakan untuk kuliner Indonesia diambil dari alam, mulai dari tumbuh-tumbuhan sampai biota laut. 

Sejumlah gagasan dan pengetahuan di atas kemudian disuguhkan dengan cara yang efektif untuk menarik perhatian pembaca anak, yakni melalui ilustrasi berwarna yang digarap dengan apik oleh enam ilustrator berbeda. Ilustrasi menu-menu makanan dalam buku ini berfungsi sebagai model yang membantu anak-anak mengenal dan memahami karakteristik kuliner Indonesia, khususnya untuk makanan-makanan yang berasal dari daerah lain dan jarang mereka temui. Penggarapan ilustrasi oleh lebih dari satu ilustrator dengan gayanya masing-masing juga merupakan suatu keunggulan dari buku Petualangan Kuliner Zoe di Indonesia untuk aspek penyajian visual.

Sebagai buku anak yang disusun untuk pembaca usia sekolah dasar, Petualangan Kuliner Zoe di Indonesia mampu menghadirkan satu gagasan penting yang agaknya wajib menjadi pengetahuan dan pemahaman anak Indonesia dari Sabang sampai Merauke, yakni keberagaman. Buku ini menghadirkan kesadaran kepada pembaca anak-anak bahwa mereka tinggal di sebuah negara dengan keberagaman nilai, kebiasaan, bahasa, suku, dan etnis melalui pendekatan yang menarik, yakni penceritaan kisah petualangan Zoe menjelajahi daerah-daerah dan mencicipi kuliner Indonesia dengan dialog-dialog singkat dan ilustrasi berwarna. Pendekatan dan penyajian tersebut menghindarkan cara pengajaran yang bersifat menggurui dan membosankan bagi pembaca anak-anak. Selanjutnya, pengawasan dan bimbingan dari orang dewasa saat membaca buku ini akan membantu pembaca anak belajar tentang toleransi sebagai nilai dan sikap yang tepat dalam berinteraksi di tengah lingkungan yang kaya dengan keberagaman. 

One Response

Leave a Reply

Your email address will not be published.